Awal kata
dalam tulisan ini, saya ingin bercerita sedikit tentang kehidupan pribadi saya
yang penut dengan cerita suka cita dan duka cita yang mana saya sejak kecil
tinggal dengan nenek saya di kampung tepatnya di desa Pekadan kecamatan Galis
kabupaten Bangkalan salah satu kabupaten di pulau madura.
Sejak saya
berumur 6 tahun saya sudah tinggal di madura karena tuntutan saya harus belajar
ilmu agama dan sekolah SD di madura yang mana pada waktu itu orang tua saya sedang
bekerja di jakarta berjualan buah untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Setelah
saya lulus SMP (Sekolah menengah pertama) saya melanjutkan sekolah saya ke
salah satu pondok pesantren ternama di pulau madura yaitu pondok pesantren
Syaichona Moh. Cholil Bangkalan Madura tidak jauh dari alun-alun jantung kota
Bangkalan.
Tentang
sosok prabowo subianto sejak tahun 2011 saya sudah mulai tahu tentang sosok
beliau yang cerdas,tegas dan pemberani pada awal mondok yang sering baca di
koran-koran yang ada di perpustakaan, maklum saya dulu dari desa tidak tau apa
itu dunia maya, apa itu hp android baru setelah mondok, saya mulai tau karena
memang pondok saya ada di jantung kota jadi tau perkembangan negara padaa saat
itu.
Tentang
Prabowo subianto melihat dari take record yang saya baca dari pemberitaan dari
berbagai media massa adalah sosok yang sangat menginspirasi saya tentang
kariernya di dunia militer yang mana seorang Komandan
Jenderal Kopassus saat itu Brigjen Prabowo Subianto turun langsung dan menjadi
dansatgas dalam menyelamtkan 12 peneliti Tim Lorentz yang sedang mengumpulkan
data di Mapenduma, yang di sandra oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Di dunia politik
bagaimana sosok prabowo yang dengan ikhlasnya menyelamatkan Wilfrida Soik, TKI asal Belu, NTT, yang awalnya
dituntut hukuman mati untuk kasus pembunuhan majikannya oleh pengadilan di
Malaysia. Tuntutan itu awalnya seolah sulit dilawan, namun Prabowo datang dan
menyewa pengacara kelas wahid Malaysia, Tan Sri Shafee, yang akhirnya berhasil
membebaskan Wilfrida dari segala tuntutan.
Dan masih
banyak lagi prestasinya beliau di berbagai bidang seperti ekonomi, Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)
2010-2015, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI)
2008-2013, Dan Ketua Umum IPSI 2004-2014, yang semua itu sangat
mengispirasi saya untuk berjuang seperti beliau karena memang dari dulu saya
sejak kecil bercita-cita ingin menjadi seorang ABRI.
Terus
berjuang Bapak Prabowo subianto walau langit akan runtuh, saya Asy’ari santri
asal madura selalu mendukung bapak untuk selalu mengabdi pada negeri ini,
pepatah lama mengatakan “Mengalahlah sampai tidak ada yang bisa mengalahkan mu”
semoga niatan bapak untuk mengembalikan Indonesia sebagai Macan asia akan
terwujud. Aamiin yaa rabbal alamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar